HijamahCare | Terapi Bekam Wonogiri

Kembalikan Kebugaran Tubuh
dengan Terapi Bekam Medis.

Pusat terapi bekam profesional di Wonogiri. Kami memadukan metode pengobatan *sunnah* dengan standar sterilisasi medis modern untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit dan menjaga imunitas Anda.

Mengapa Memilih HijamahCare?

100% Steril & Sekali Pakai

Jarum lanset, masker, dan sarung tangan dipastikan baru untuk setiap pasien. Kop bekam disterilisasi menggunakan mesin UV Autoclave standar rumah sakit.

Terapis Bersertifikat Resmi

Ditangani oleh praktisi pria dan wanita yang telah lulus sertifikasi PBI (Perkumpulan Bekam Indonesia) dengan pemahaman anatomi medis yang kuat.

Klinik Nyaman & Private

Fasilitas ruangan ber-AC, wewangian aromaterapi yang menenangkan, serta pemisahan ruang khusus (private) antara pasien pria dan wanita.

Fasilitas & Jenis Layanan

Terapi Spa dan Bekam

Bekam Basah (Wet Cupping)

Mengeluarkan darah statis (toksin) untuk mengatasi kolesterol, hipertensi, asam urat, migrain, dan pegal linu berat.

Bekam Kering (Dry Cupping) & Seluncur

Terapi relaksasi otot tanpa perlukaan. Sangat efektif untuk mengusir masuk angin, kram otot, dan melancarkan peredaran darah.

Bekam Estetika Wajah (Facial Cupping)

Terapi khusus area wajah menggunakan kop ukuran mikro untuk mencerahkan kulit, mengurangi jerawat, dan merangsang kolagen.

Testimoni Pasien Kami

Pasien 1

"Badan yang tadinya berat dan sering kesemutan jadi enteng banget setelah bekam di sini. Ruangannya nyaman, terapisnya juga sangat edukatif."

- Bpk. Hendra, Pegawai Swasta

Pasien 2

"Sangat higienis! Saya lihat sendiri jarumnya baru dibuka dari segel. Terapis wanitanya juga ramah dan pijatan relaksasinya enak sekali."

- Ibu Ratna, Guru

Pasien 3

"Rutin bekam sebulan sekali di HijamahCare bikin kolesterol saya stabil. Protokol kesehatannya juara, sangat profesional layaknya klinik medis."

- Mas Dimas, Wirausaha

Frequently Asked Questions

Tidak. Kami menggunakan pena lanset dengan jarum berukuran sangat kecil (micro-needle) dan teknik tusukan dangkal yang cepat, sehingga rasanya hanya seperti gigitan semut atau sensasi geli.

Terapi bekam basah dihindari untuk pasien dengan kondisi: anemia berat, gagal ginjal, wanita hamil trimester awal, pasien yang mengonsumsi obat pengencer darah, dan orang dengan tekanan darah sangat rendah.

Setelah terapi, pasien disarankan untuk tidak mandi minimal selama 2-3 jam, menghindari makanan berat atau daging merah berlebih selama sisa hari tersebut, serta memperbanyak minum air putih hangat.